Bertemu Doraemon di Museum Fujiko F. Fujio

museum fujiko f.fujio

Siapa yang tak mengenal Doraemon? Robot kucing berwarna biru yang datang dari masa depan untuk membantu seorang anak malas bernama Nobita. Sosok doraemon yang pintar dan lucu memang sangat disenangi oleh kalangan di seluruh dunia.

Di Jepang ini kita bisa masuk ke dunia doraemon dan berpetualang bersama Nobita dan kawan-kawan di Museum Doraemon. Walaupun banyak yang menyebut dengan Museum Doraemon, namun sebenarnya museum ini bernama Museum Fujiko F. Fujio.

Nama Fujiko F. Fujio diambil dari nama pengarang asli cerita Doraemon yang beberapa komiknya terkenal dan beredar di Indonesia. Untuk menghormati juga untuk memuaskan para penggemar tokoh anime dan cerita beliau, maka dibuatlah Museum Doraemon.

Museum Doraemon Jepang?

Lokasi Museum Doraemon di Jepang ini tidak jauh dari jantung kot Tokyo, tepatnya di Kawasaki, yang hanya 20 menit dari Satasiun Shinjuku. Museum Doraemon ini juga tidak jauh dari Sataiun Noborito, dengan berjalan kaki dan mengikuti petunjuk yang ada kita bisa menuju museum sekitar 20-30 menit.

Alamat Museum Doraemon di Jepang ini tepatnya di 2 Chome-8-1 Nagao, Tama Ward, Kawasaki Prefecture, Kanagawa 214-0023, Jepang. Kenapa Museum ini dibangun di kawasan Kawasaki-City, karena di kota inilah semasa hidup Fujiko F. Fujio banyak mengeluarkan karya-karya terbaiknya.

Sejarah Museum Fujiko F. Fujio

Museum Fujiko F. Fujio dibuka sejak tanggal 3 Sepetember 2011. Di dalam Museum Fujiko F. Fujioini, kita tak hanya menemukan Doraemon saja, melainkan juga tokoh anime lain karya Fujiko F. Fujio, seperti Mojacko, 21-Emon, P-Man, Kitaretsu, dan masih banyak lagi. Selain melihat karya-karya dari Fujiko F. Fujio, kita juga akan melihat kehidupan pribadi Fujiko dari kecil hingga dewasa.

Museum ini menyediakan banyak sekali tempat menarik. Dimulai dari ruang kerja Fujiko F. Fujio yang penuh dengan buku-buku riset, sketsa gambar dan peralatannya. Ada juga yang akan membuat takjub yaitu deretan laci kayu yang besar dan banyak sekali yang dijadikan sebagai tempat Fujiko F. Fujio menyimpan naskah-naskah komik.

Di dalam museum ini, juga disediakan semacam radio yang menjelaskan tentang sejarah dan cerita yang ada. Jadi, kita tak perlu repot-repot untuk membaca. Bagi yang tidak mengerti bahasa Jepang, disediakan pula bahasa yang lain, seperti Inggris, Korea, dan Cina.

Lebih dari setengahnya museum ini ditujukan untuk anak-anak, yang di fasilitasi dengan fitur teater yang menampilkan film pendek, ruang baca manga, dan bermain. Beberapa patung seukuran Doraemon bisa diajak foto dan disentuh. Dan disekitar lapangan museum juga ada beberapa karakter lainnya. Ada juga kafe yang menjual makanan dengan tema Doraemon dan toko yang menjual barang-barang karakter dari Doraemon dan karya Fujiko F. Fujio lainnya.

Berpetualang ke Dunia Doraemon

Sebenarnya ada apa saja di Museum Doraemon ini? Dimulai dari depan pintu masuk museum Doraemon, kita akan diberi alat rahasia khusus yang disebut “Telepon Bicara”. Dengan alat ajaib ini, kita dapat mendengarkan semua penjelasan mengenai apa saja yang ada di museum, yang dilengkapi dengan bahasa Jepang, Kore, Cina, dan Inggris. Jika kita menekan tombol pada Telepon Bicara dengan nomor yang sama dengan yang tertera di samping barang pajangan di museum, maka sebuah suara akan keluar dan menjelaskan mengenai barang tersebut.

Museum Doraemon terdiri dari tiga lantai dan terbagi menjadi beberapa bagian. Di lantai pertama ada Exhibition room, dimana terdapat semua ilustrasi karya Fujiko F. Fujio yang dipajang. Termasuk juga bagaimana proses kreatif dimulai dari penggambaran komik hingga difilmkan berupa animasi. Dengan menggunakan Telepon Bicara, kita dapat mendengarkan kisah dari ilustrasi yang digambar dan sejarah di balik pembuatannya. Semua ilustrasi ini sangatlah berharga, jadi kita dilarang untuk mengambil fotonya. Sebelum keluar dari Exhibition Room, kita akan melewati replika meja Fujiko F. Fujio yang keren banget, penuh dengan tumpukan buku, replika patung dinosaurus, kertas-kertas gambar dan lain sebagainya.

Di lantai kedua, ada ruang Theater, dimana disini terdapat pemutaran film Doraemon yang tidak pernah diputar dimanapun selain di musuem Doraemon ini. Yang berdurasi sekitar 20-30 menit. Tapi sayangnya tidak ada teks subtitle bahasa inggrisnya.

Di bagian akhir dari ruangan ini, terdapat sebuah tempat khusus berfoto bernama “Kikori no Izumi (Sumur sang Penebang Pohon)”. Sama seperti di salah satu episode terkenal Doraemon, dimana Giant yang cantik pun keluar dari dalam sumur. Banyak orang yang datang mengunjungi fasilitas yang satu ini dan anak-anak selalu mencoba menarik tuasnya untuk membuat Giant keluar dari dalam sumur.

Kemudian Ruang Manga Reading / Manga Corner, yang bentuknya kayak perpustakaan mini di taman kanak-kanak. Terdapat jejeran lemari yang berisikan komik-komik karya Fujiko F. Fujio. Kita bisa membacanya sambil rebahan ataupun duduk disini. Semua komiknya menggunakan bahasa Jepang.

Di lantai tiga ada playground-nya Nobita Cs, ada juga Kafetaria tempat jualan dorayaki, Gian Soft Cream, dan roti impian anak-anak. Di sini juga ada Danau Pisuke, spot foto wajib buat yang mengunjungi Museum Fujiko F. Fujio, juga Museum Cafe yang biasanya antrinya panjang sekali. Ada juga taman belakang dengan halaman yang luas. Kita bisa berfoto bersama dengan para karakter yang ada di dalam serial Doraemon dan karakter lainnya karya Fujiko F. Fujio yang berubah menjadi nyata. Dilengkapi dengan hutan yang hijau disekitarnya. Berbagai atribut khas yang sering muncul di film Doraemon, seperti pintu kemana saja, lalu ada tumpukan gorong-gorong tempat Giant, Suneo, Shizuka, Nobita dan Doraemon sering nongkrong, dan juga patung-patung karakter lainnya.

Dan yang terakhir, terdapat dua toko oleh-oleh bernama “Toko Fujiko” dan “Toko Museum” yang letaknya dekat pintu keluar. Di Toko Fujiko yang bersebelahan dengan kafe menjual berbagai macam produk edisi terbatas. Terdapat Anki-pan (alat rahasia yang muncul di salah satu episode Doraemon. Bila menuliskan sesuatu di atas roti ini lalu memakannya, maka orang tersebut akan dapat mengingat tulisan tadi dengan cepat.). Bentuknya seperti roti kering dan Es Dorayaki makanan favorit Doraemon. Sedangkan di Toko Museum menjual figurine berdasarkan para tokoh di dalam serial Doraemon dan berbagai macam jenis permen.

Hal yang Bisa Dilakukan di Museum Doraemon

Bertemu dengan Doraemon, Nobita,dan hasil karya Fujiko F. Fujio

Ada banyak karakter dan tokoh animasi di Museum ini, seperti Doraemon tentunya, Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo. Tak hanya tokoh dalam kartun Doraemon saja, tetapi ada juga tokoh lain seperti P-Man dan Esper Mami yang juga merupakan hasil karya Fujiko F. Fujio.

Bermain alat ajaib dari Kantong Doraemon

Di luar museum, terdapat lapangan yang luas. Di sini terdapat ratusan obyek, kita bisa bermain bersama tokoh kartun DOraemon yang menjadi nyata. Bisa mencoba alat ajaib Doraemon sepuasnya, seperti pintu kemana saja. Kita juga bisa berfoto bersama Doraemon.

Mencoba kuliner yang ada di komik Doraemon

Kita juga bisa mengunjungi kafe dan mencoba makanannya yang unik. Karena makanan yang jual kafe ini makanan yang ada diserial kartun Doraemon. Seperti, Dorayaki, agar-agar yang Suneo sering sajikan, dan makanan lainnya yang keluar dari kepala ajaib.

Belanja oleh-oleh yang hanya ada di Museum Doraemon

Selanjutnya, kita bisa berbelanja oleh-oleh dan kenang-kenangan di TOko Souvenir di museum ini. Di toko ini banyak dijual produk yang tidak dijual di tempat lain di dunia ini. Seperti berbagai pernak pernik karakter Doraemon Cs.

Cara ke Museum Doraemon Jepang

Dari Stasiun Shinjuku, menggunakan kereta Osakyu-Odawara menuju Stasiun Noborito. Dari Stasiun Noborito bisa berjalan kaki menuju Museum Doraemon sekitar 20-30 menit. Atau dengan menggunakan bus shuttle. Dari pintu keluar Ikuta Ryokuchi menuju halte bus G. Bus menuju Musuem Doraemon sangat mudah dikenali, karena bergambarkan karakter Doraemon dan berangkat setiap 10 menit sekali.

Cara Membeli Tiket Ke Museum Doraemon Jepang

Untuk menuju museum Doraemon ini kita tidak bisa membeli tiket pada hari yang sama saat anda berkunjung, karena tiketnya tidak dijual di lokasi. Untuk waktu berkunjung kita bisa memilih pada pukul 10.00, 12.00, 14.00. atau 16.00. Untuk pemesanan tiket, kita dapat membelinya di “Loppi” milik Lawson yang tersebar di seluruh Jepang dengan harga tiket 1000 Yen untuk dewasa dan 500 Yen untuk anak-anak.

Sayangnya mesin ini hanya tersedia dalam bahasa Jepang. Tetapi tidak perlu kawatir karena website Museum Fujiko F. Fujio terdapat sebuah halaman yang memberikan penjelasan mengenai tata cara menggunakan “Loppi” tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik disini.